Refreshing Murah Meriah Ala Tetalogi Setelah Lembur Berhari-hari

Refreshing Murah Meriah Ala Tetalogi Setelah Lembur Berhari-hari

Beberapa orang bilang jadi seorang freelancer itu menyenangkan karena kita bisa bekerja sesuka hati, mengatur jam sesuka hati. Ya sebenarnya tidak juga. Ada kalanya kita perlu membuat target yang lebih besar dari sebelumnya, yang artinya harus rela lembur beberapa hari. Nah, baru beberapa hari lalu saya harus lembur sampai akhirnya otak saya capek sekali rasanya. Saat itulah saya baru ngeh kalau ternyata cara saya refreshing dan menyegarkan pikiran ternyata sangat sederhana dan murah meriah.

Berhubung pagi ini saya masih punya beberapa waktu sebelum mulai kerja kembali, maka saya coba saja tulis beberapa cara refreshing murah meriah yang berhasil membuat saya kembali bersemangat. Siapa tahu Anda bisa mencobanya dan cocok juga untuk keseharian Anda. Oke, yuk dimulai!

1. Berkebun

Sepertinya dari kecil saya memang suka dengan kegiatan tanam-menanam, hanya saja dulu tidak pernah menanam sendiri, selalu cuma “main-main” saat nenek atau ibuk sedang di kebun depan rumah. Nah, sekarang berkebun jadi salah satu kegiatan yang pasti saya lakukan kalau saya mulai capek kerja. Tinggal ke depan rumah, lalu menyiram tanaman, atau mencabut rumput, mengusir ulat, macam-macam lah pokoknya.

Berkebun (Photo by rawpixel.com from Pexels)

Beberapa waktu lalu saya iseng menanam biji tomat, cabe merah, dan cabe rawit, ternyata tumbuh semua. Jadi makin bersemangat merawat mereka biar segera besar dan berbuah. Nah, rupanya melihat tanaman-tanaman yang masih mungil ini sambil menunggu-nunggu mereka berbuah jadi semacam mood booster buat saya. Setelah seharian harus berkutat dengan laptop, melihat-lihat tanaman ternyata sudah bisa membuat saya santai lagi.

2. Bersih-bersih Rumah

Ibu saya sudah hafal betul dengan kebiasaan saya yang satu ini, kalau setelah saya lembur dan bekerja beberapa jam penuh lalu saya langsung beranjak bersih-bersih kamar, artinya saya sedang stress. Nah, kebiasaan ini terbawa sampai sekarang waktu sudah menikah dan pindah rumah. Setiap selesai lembur, selalu istirahat sebentar, lalu mulai berbenah rumah. Bahkan kompor pun saya lap dan cuci sampai bersih, begitu juga dinding dapur di rumah.

Membersihkan rumah

Suami sudah mulai hafal dengan kebiasaan ini. Kalau saya bersih-bersihnya mulai ekstra, paling dia senyum dan minggir sebentar. Nggak bakal diganggu, karena itu bentuk saya refreshing. 😀 Melihat rumah kinclong dan rapi jali membuat saya jauh lebih rileks dan senang. Mungkin karena mindset itu, saya jadi otomatis bergerak bersih-bersih ekstra justru kalau sudah kelelahan dan stres dengan kerjaan. Setelah rumah bersih dan rapi, baru saya duduk diam dan istirahat atau terkadang tidur sebentar.

3. Mandi + keramas + luluran + maskeran

Cara saya refreshing selanjutnya adalah mandi dengan ekstra lengkap. Maksudnya lengkap beserta keramas, pakai lulur, dan masker. Para wanita pasti setuju nih kalau mandi dan luluran serta maskeran bisa membuat tubuh dan pikiran kembali rileks, Salah satu teman saya bahkan punya kebiasaan pergi ke salon untuk creambath kalau sudah mulai stres. Apalagi mandi menggunakan air hangat, dijamin langsung rileks dan ingin cepat-cepat tidur rasanya.

Mandi (Photo by Dom J from Pexels)

Hanya saja, saya memang sudah jarang sekali ke salon. Mengingat saya lumayan introvert, small talk antara pelanggan dan mbak-mbak salon biasanya malah bikin saya grogi. Jadi creambath maupun maskeran biasanya saya lakukan sendiri di rumah.  Murah meriah, dan nggak perlu grogi. 😀

4. Mendengarkan Podcast

Mendengarkan podcast juga jadi salah satu hobi saya beberapa tahun terakhir ini. Banyak hal yang bisa saya pelajari lewat podcat, karena topik-topik yang diangkat biasanya memang menginspirasi. Salah satu podcast yang paling saya sukai adalah The Ground Up Show yang dibawakan Matt D’Avella. Dia mengundang para kreatif dan kreator, dan mewawancarai mereka dan membicarakan topik-topik tentang pekerjaan, kesuksesan, keuangan, minimalisme, dan banyak lagi.

Mendengarkan podcast (Photo by Jessica Lewis from Pexels)

Thirty Days of Lunch juga punya konten podcat yang menarik dan inspiratif. Kalau sedang ingin mood yang lebih rileks tapi seru dengan topik yang gak kalah menarik, saya suka mendengarkan podcast Curhat Sama Abah. Buat saya mendengarkan podcast itu seperti ngobrol dengan seorang teman tentang hal-hal yang membantu saya back on track. Ya meski saya cuma jadi pendengar, sih. Tapi lumayan membantu untuk kembali rileks sekaligus membuat saya kembali grounded atau berpikiran sehat dan tenang. Mengingat saya sudah sering sekali melakukan keputusan buruk di masa lalu, jadi mendengarkan podcast-podcast ini seperti menarik saya untuk duduk, diam, dan berpikir lebih dalam sebelum mengambil keputusan.

5. Membaca Buku

I LOVE BOOKS! Para sahabat dan orang terdekat saya tahu betul dengan hobi saya yang satu ini. Saya sanggup tidak keluar rumah berhari-hari dan tidak melakukan kegiatan lain kalau sudah mulai membaca buku. Ibu saya dulu sejak kecil sampai sering sekali memarahi saya karena terlalu banyak membaca sampai lupa makan dan rela begadang. Untungnya sekarang saya sudah tidak se-obsesif itu. Sekarang saya membaca buku hanya saat senggang atau disela-sela istirahat setelah bekerja.

Membaca yuk! (Photo by Thought Catalog from Pexels)

Karena pekerjaan saya masih sangat dekat dengan dunia tulis-menulis, membaca buku jadi ladang inspirasi buat saya. Bukan hanya soal topik, tapi soal memperbanyak perbendaharaan kata juga. Novel atau karya fiksi membuat saya bermain-main dengan imajinasi saya. Sedangkan buku non-fiksi, membantu saya jadi lebih banyak tahu tentang berbagai macam topik. Nah, kalau sudah stres dan merasa stuck, biasanya saya akan menyempatkan waktu untuk membaca buku terlebih dahulu. Biasanya inspirasi akan datang lagi dan rasa stres saya sudah jauh berkurang karena perhatian saya teralihkan dari rasa stres dan kekhawatiran soal pekerjaan atau hal lainnya, ke apa yang sedang saya baca saat itu.

6. Memasak

Saya tidak pernah menyangka saya suka memasak. Sebelum menikah, saya jarang sekali ke dapur. Jadi masakan yang bisa saya buat hanya sebatas tumis-tumisan, sayur asem, sambal terasi dan sambal bawang. Sudah, itu saja (selain mie instan tentunya). Sejak menikah dan pisah rumah dengan orang tua, otomatis saya mulai memasak. Ternyata, saya sangat suka dengan kegiatan ini!

Photo by rawpixel.com from Pexels

Saya baru tahu serunya mengolah bumbu, memasukkan bahan masakan ini itu, kemudian mencicipi hasil akhirnya. Nah, jadilah memasak menjadi salah satu hobi baru saya. Kalau saya lelah dengan pekerjaan, biasanya waktu luang selesai bekerja akan saya manfaatkan untuk mencoba-coba resep yang saya baca di internet atau lihat di YouTube.

7. Berpelukan

Kebanyakan orang yang kenal dekat dengan saya pasti sudah paham bahwa meski lumayan diam dan keras kepala, sebenarnya saya sangat manja. Saat masih serumah dengan orang tua, saya akan langsung masuk ke kamar ibuk dan minta peluk kalau sudah mulai merasa banyak tekanan. Kebiasaan tersebut masih ada sampai sekarang, kalau kelelahan dan stres, saya pasti langsung memeluk suami.

Berpelukaaan~ (Photo by Artem Beliaikin from Pexels)

Berpelukan memberikan rasa tenang dan aman buat saya. Jadi, sangat manjur untuk membantu saya kembali rileks setelah pekerjaan yang sangat menguras tenaga dan pikiran atau ketika saya berhadapan dengan masalah. Nah, coba deh, mulailah berpelukan kalau sedang merasa stres. Bisa peluk orang tua, adik, atau pasangan Anda.

Nah, itulah tadi sebagian hal yang biasa saya lakukan kalau tengah merasa lelah dan stres setelah menyelesaikan tumpukan pekerjaan berhari-hari. Mengingat saya memang bukan tipe yang terlalu sering keluar rumah, jadi saya memang tidak kesulitan mencari kegiatan yang bisa membuat saya kembali merasa segar dan rileks. Jika Anda juga tipe introvert yang tidak terlalu sering keluar rumah, beberapa kegiatan di atas bisa menjadi alternatif untuk mengembalikan suasana hati. 🙂

2 thoughts on “Refreshing Murah Meriah Ala Tetalogi Setelah Lembur Berhari-hari

  1. Kalau saya sih pilih berkebun dan baca buku, eh lebih tepatnya nyiram tanaman hahaha. Wah ini pekerja keras nih kaka nampaknya, lembur sampe berhari-hari.
    Salam kenal kak

    1. Hmm.. Mungkin bukan terlalu pekerja keras sih, lebih ke kebanyakan ambil task. 😆
      Salam kenal jugaa.. 😄

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *