Menutup 2018 dengan Tuntas Sebelum Menyambut Tahun Baru 2019

Menutup 2018 dengan Tuntas Sebelum Menyambut Tahun Baru 2019

Tahun 2018 berlalu secepat kilat rasanya buat saya, saya yakin begitu pula dengan kalian. Tapi, saya harap kamu tidak membiarkan tahun berganti dengan begitu saja, tapi sudah mempersiapkan diri untuk menyambut tahun baru 2019. Beberapa orang biasanya sudah menyiapkan resolusi, rencana, dan goal untuk tahun depan.  Hal tersebut merupakan langkah yang bagus untuk memastikan agar kita tetap punya tujuan saat menjalani setiap kegiatan. Tapi sebelum membuat semua perencanaan tersebut, bukan ide yang buruk pula untuk melakukan sesuatu sebagai penutup tahun 2018.

Seharusnya tulisan ini diposting lebih awal agar kamu bisa mencobanya pula, jika kamu memang sedang mencari inspirasi untuk menutup tahun 2018 dengan tuntas tentunya. Tapi tidak mengapa, jika kamu memang tidak punya acara tahun baruan malam nanti, kamu bisa melakukannya hari ini. Atau mungkin juga ide ini bisa disimpan untuk besok. It’s up to you! You do you!

Menyambut tahun baru kali ini, saya memang sedang bersemangat dan rajin-rajinnya. Jadi, sudah ada beberapa hal yang saya lakukan sebelum melangkah ke tahun baru. Berikut ini beberapa di antaranya:

Bersih-bersih Semua Space yang Kamu Punya

Mengapa bersih-bersih? Ya, tujuannya adalah agar tahun 2019 bisa dimulai dengan tanpa beban dan agar tidak perlu kepikiran dengan hal-hal di tahun 2018 yang sudah saatnya untuk diletakkan. Tahun ini, saya mulai dengan membereskan lemari pakaian dan peralatan makeup. Beberapa bulan ini saya mulai menyadari kemalasan saya untuk berlama-lama memilih baju dan memakai makeup. Ditambah lagi karena saya sudah tidak ngantor, banyak pakaian dan makeup tersebut sudah tidak lagi berguna buat saya. Jadi daripada menumpuk atau kadaluarsa, saya menyingkirkan semuanya.

Bersih-bersih Pakaian (Image Source: Pexels.com)

Lalu dilanjutkan dengan bersih-bersih space tempat saya kerja di rumah, dan segala sticky note dan catatan yang menempel di tembok yang sudah tidak relevan lagi. Karena saya masih numpang dengan orang tua, bersih-bersih space pribadi cukup mudah karena pada dasarnya ya cuma kamar saya sendiri. 😀

Jangan Lupa Pula untuk Bersih-Bersih Gadget dan Digital Space Kamu

Tidak lupa pula untuk bersih-bersih digital space. Mulai dari membersihkan inbox e-mail, kemudian unsubscribe ke mailing list yang ternyata lebih sering kita biarkan tanpa membuka apalagi membacanya. Bersihkan juga gadget dan PC atau laptop dari file-file yang sudah tidak terpakai, foto-foto yang ngeblur atau kembar serta yang tidak bagus, dan juga menghapus aplikasi-aplikasi yang tidak terpakai.

Bersih-bersih Digital Space (Image Source: Pexels.com)

Selanjutnya adalah menyaring media sosial. Media sosial bisa sangat membantu kita untuk berhubungan kembali dengan teman lama, membangun networking, untuk bisnis, dan banyak lagi. Tapi seperti yang kita semua tahu, media sosial juga sering kali jadi tempat banyaknya perdebatan yang tidak berujung, kadang tidak rasional, atau tempat menyebarnya berita-berita yang mengganggu dan hoax. Jadi, mulai saring siapa saja yang kamu follow di akun media sosial kamu. Berhenti berlangganan akun-akun yang membuat kita buang-buang waktu, atau merasa kesal, dan marah. Dari pada terpancing dan ikut emosi, bukan?

Selain yang Bersifat Fisik, Pikiran dan Perasaan Juga Perlu Disegarkan Kembali

Ketika hal-hal yang bersifat fisik sudah selesai, selanjutnya jangan lupa untuk bersih-bersih pikiran. Biasanya saya lakukan dengan menulis apa saja yang sedang saya pikirkan saat itu, apa yang saya khawatirkan di tahun 2018, apa yang membuat saya sedih, kesal, dendam, bahagia, semua ditumpahkan lewat tulisan. Melepaskan hal-hal yang membuat saya merasa tidak percaya diri, penyesalan, self-blaming, pikiran yang membuat kita merasa orang lain lebih bahagia dan bahwa kita tidak pantas bahagia, dan seterusnya.

Bersih-bersih Pikiran dengan Tulisan

Jika tahun 2018 kamu patah hati misalnya, saatnya untuk merefleksikan kembali apa yang membuat hubunganmu gagal misalnya, kemudian belajar untuk lebih baik di tahun depan. Daripada fokus dengan kegagalan hubungan, coba untuk fokus dengan memperbaiki diri, dan membuat daftar mimpi dan ambisi yang ingin kamu capai dan apa yang akan kamu lakukan untuk mencapainya. Jika tahun sebelumnya kamu bermasalah dengan karir atau keuangan, pelajari kembali apa yang membuatmu bermasalah, kemudian lanjutkan dengan membuat target dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai target tersebut.

Jika tahun 2018 ternyata adalah tahun yang sempurna buatmu, tulis semua hal yang berhasil kamu lakukan serta yang membuatmu puas di tahun tersebut. Kemudian, pikirkan apa yang bisa kamu lakukan agar tahun 2019 nanti kamu bisa melaluinya dengan sama suksesnya atau bahkan lebih baik!

Mengapa Bersih-bersih?

Sayang rasanya jika pergantian tahun hanya dilewati dengan begitu saja tanpa menuntaskan apa yang sudah kita alami di tahun 2018. Bersih-bersih dan refleksi adalah hal yang ternyata cukup menyenangkan untuk dilakukan bagi saya. Setidaknya, saya tidak ada beban dengan space yang berantakan dan penuh dengan benda-benda yang tidak terpakai, ruang digital yang bersih, media sosial yang lebih ‘bersahabat’ serta pikiran yang lebih lega.

Ketika semua sudah bersih, saya tidak lagi punya beban dari ‘tahun lalu’ untuk dipikirkan. Artinya, saya bisa fokus untuk membuat rencana 1 tahun ke depan.

Kalau kamu, apa sih persiapan tahun baru versi kamu?

8 thoughts on “Menutup 2018 dengan Tuntas Sebelum Menyambut Tahun Baru 2019

  1. Semoga di tahun 2019 ini jadi pribadi yang lebih baik ya mbak. Membuang segala hal hal negatif yang menghambat pengembangan diri dan meningkatkan hal hal positif.

  2. bersih-bersih saya kira bakalan berakhir soal tempat atau ruangan aja… haiishh ternyata sampai ke hati dan pikiran…

    kayaknya next time saya harus menutup tuntas 2019 dengan bersih2 juga deh, terutama yang berkaitan dengan non fisik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *