Lebih Fokus Bekerja dan Belajar dengan Aplikasi Brain Focus

Lebih Fokus Bekerja dan Belajar dengan Aplikasi Brain Focus

Saya sebenarnya termasuk orang yang susah sekali untuk fokus bekerja. Sepertinya karena saya mudah sekali tertarik dengan sesuatu yang terjadi di sekitar, sekaligus karena pikiran saya sangat mudah lompat kemana-mana. Atau istilah bahasa Jawanya “ngglambyar.” Mereka yang pernah duduk di samping saya saat jaman ngantor dulu, pasti tahu betul dengan kebiasaan yang bisa jadi sangat menggangu ini.

Baru bekerja 10 menit, sudah tengak-tengok kanan-kiri. Bekerja lagi 10 menit, cari camilan. Bekerja lagi sebentar, lalu ngobrol dengan rekan sebelah. Pokoknya buruk sekali. (Maafkan saya ya teman-teman yang pernah sekantor sama saya! :))) Belum lagi dengan hasrat untuk buka media sosial yang setiap beberapa menit rasanya selalu muncul. Hal semacam ini yang membuat saya semakin tidak bisa fokus, kerja makin tidak efektif, dan seterusnya.

Nah, beberapa minggu lalu, saya “berburu” apps di hape saya. Tujuannya emang lagi pengen nyari sesuatu yang bisa bantu meningkatkan efektifitas bekerja. Lalu saya menemukan salah satu aplikasi ciamik, namanya Brain Focus.

Aplikasi Productivity Timer Menggunakan Teknik Pomodoro

Aplikasi ini sebenarnya cukup simpel, yaitu hanya menggunakan teknik timer yang disebut Pomodoro. Teknik ini ternyata cukup membantu saya sangat susah fokus pada satu hal. Caranya sederhana, yaitu dengan memberikan alokasi waktu dan jeda untuk fokus dan istirahat. Tidak lama, biasanya hanya 25 menit untuk fokus, kemudian istirahat 5 menit, dilanjutkan lagi dengan fokus 25 menit, dan istirahat kembali selama 5 menit. Pola ini diulang hingga 4 kali sesi fokus, dan istirahat terakhir atau ke empat diberikan waktu lebih panjang yaitu 20 menit.

Aplikasi Brain Focus
Teknik pomodoro membantu lebih fokus pada pekerjaan

Sesi fokus memang tidak dilakukan dalam waktu yang terlalu lama agar tidak cepat lelah dan bosan dengan apa yang dikerjakan. Karena dalam 25 menit sesi fokus, pengguna memang harus fokus pada satu hal yang sedang dikerjakan itu saja. Nah reward berupa istirahat sejenak ini ternyata cukup membantu agar tidak terlalu jenuh dan kembali rileks. Setidaknya cara ini ternyata cukup membantu pada saya yang mudah terdistraksi.

Brain Focus Bukan Sekadar Timer, Tapi Juga Tracker

Meskipun menggunakan teknik Pomodoro, tapi aplikasi ini bukan sekadar timer saja, tapi juga sebagai tracker atau pelacak seberapa efektif dan produktif pengguna dalam satu hari. Pengguna bisa mengategorikan timer sesuai dengan pekerjaan yang diinginkan, misalnya seperti contoh di bawah ini. Jadi, pengguna selanjutnya bisa menilai seberapa lama mereka bekerja untuk beberapa kategori yang sudah dibuat.

Rekaman Pemakaian

Pengguna bisa membandingkan seberapa produktif dalam 7 hari terakhir, 6 bulan terakhir, atau sejak mereka menggunakan aplikasi ini. Laporan tersebut juga bisa melihat berdasarkan task dan kategori. Jadi, sudah cukup fleksibel untuk mengetahui berapa kali mereka berhasil menyelesaikan satu sesi, berapa kali istirahat, dan seterusnya.

Pengaturan yang Fleksibel

Brain focus punya pengaturan yang cukup fleksibel, jadi pengguna bisa mengatur berapa menit mereka ingin fokus, berapa menit durasi istirahat pendek dan panjang yang diinginkan, berapa kali sesi bekerja sebelum istirahat panjang, dan seterusnya. Tapi saran saya, jangan terlalu memaksa diri untuk harus fokus dalam waktu lama sekaligus, misalnya sampai 1 atau 2 jam. Karena hal ini biasanya cepat membuat lebih lelah. Tapi sesuaikan dengan kemampuan, you do you!

Pengaturan aplikasi Brain Focus cukup Fleksibel

Akan ada notifikasi yang muncul untuk menandai setiap sesi kerja dan istirahat. Nah, pengguna juga bisa mengatur notifikasi ini. Bisa berupa getar saja, suara saja, atau getar dengan suara beserta sinyal cahaya. Kemudian jika pengguna ingin benar-benar fokus dan bebas dari distraksi chat, notifikasi media sosial, atau apapun yang tidak berhubungan dengan pekerjaan, ada opsi untuk mematikan Wifi atau suara selama sesi bekerja. Cukup pintar, kan?

Untuk versi gratis-nya, jumlah maksimal active task dan category yang diberikan hanya tiga. Jadi jika pengguna ingin lebih, bisa update ke versi Pro yang berbayar. Pada versi gratisnya, iklan yang muncul juga tidak terlalu mengganggu, jadi masih nyaman digunakan.

Sejauh ini, aplikasi ini sudah lumayan membantu saya yang sangat gampang terdistraksi. Apakah kamu juga termasuk gampang terdistraksi? Kalau iya, apa sih yang kamu lakukan agar tetap fokus?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *